Database vs Data Warehouse dan Sistem Basis Data

Pada Blog Kali ini penulis akan memberikan paparan tentang perbedaan database dan data warehouse, serta paparan tentang sistem basis data, semoga bermanfaat !!!!

Database

Dilihat dari segi bahasa, database juga dapat disebut basis data. Suatu data dapat dimaksudkan informasi yang diperoleh dan disimpan sedangkan basis adalah semacam perkumpulan atau tempat berkumpul. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa arti dari database adalah kumpulan data atau informasi yang diperoleh dan selanjutnya disimpan dalam suatu media, umumnya adalah di komputer.

 

Pengolahan database dalam media komputer ditujukan untuk mempermudah dan tentunya mengikuti perkembangan zaman yang semakin menerapkan era komputerisasi. Suatu pengelolaan sistem database dalam dunia IT biasa dikenal dengan istilah DBMS (Database Management System). Suatu database juga dapat didefinisikan terdiri dari kumpulan tabel – tabel yang menyimpan data serta informasi.

 

Namun pada hakikatnya penerapan database tidak hanya terdapat dalam lingkup IT saja, namun lebih dari itu. Contohnya pada sekolah atau universitas terdapat database mahasiswa, murid, tenaga pengajar, sarana prasarana dan lain lain.

 

Data Warehouse

Data warehouse merupakan sekumpulan data yang berasal dari berbagai sumber yang tersimpan dalam gudang data dalam kapasitas besar yang dipergunakan dalam proses pengambilan keputusan, data tersimpan berdasarkan subyek.

Pengertian lain data warehouse adalah sebuah konsep serta kombinasi teknologi yang memberikan fasilitas pada suatu organisasi dalam pengelolaan serta pemeliharaan data historis yang didapatkan dari sistem maupun aplikasi operasional. Teknologi data warehouse dibutuhkan oleh sebagian besar organisasi atau perusahaan, yang mana memungkinkan untuk melakukan integrasi beberapa macam data yang berasal dari berbagai sistem dan aplikasi.

Data warehouse diterapkan pada beberapa perusahaan-perusahaan/bidang berikut ini:

1.    Perusahaan Telekomunikasi: untuk mengamati jumlah transaksi yang terjadi.

2.    Perusahaan Keuangan: mendeteksi transaksi keuangan.

3.    Perusahaan Asuransi: mengidentifikasi layanan kesehatan, mana yang perlu diberikan asuransi dan mana yang tidak perlu.

4.    Bidang Olahraga: menganalisa statistik permainan.

                                                                                                             

Perbedaan Database dan Data Warehouse

Adapun perbedaan antara database dan data warehouse antara lain adalah:

·           Database dipergunakan dalam Transaksional Pengolahan Online (OLTP) dan dapat pula dipergunakan untuk kebutuhan data warehouse, sedangkan data warehouse dipergunakan dalam Online Analytical Processing (OLAP) yang mampu membaca data historis bagi pengguna dalam proses pengambilan keputusan

·           Tabel dan gabungan dalam database sangat kompleks sehingga dapat mengurangi data berlebihan serta menghemat ruang penyimpanan, sedangkan tabel dan gabungan dalam data warehouse tergolong sederhana untuk mengurangi waktu respon dan permintaan analitis.

·           Database berorientasi pada pelanggan (customer oriented) dan dipergunakan dalam proses query serta transaksi, misalnya oleh kasir, pramuniaga, serta para profesional IT, sedangkan data warehouse berorientasi pada pasar (market oriented) dan dipergunakan dalam proses analisa data oleh orang-orang yang memiliki profesi knowlegde field, misalnya eksekutif, manager, serta para ahli analis data.

·           Database mengatur dan mengolah data secara detil sehingga mudah dipergunakan dalam proses pengambilan keputusan, sedangkan data warehouse mengatur dan mengolah data-data historis dalam jumlah besar dan menyediakan beberapas fasilitas untuk keperluan menjumlah penjualan total serta menggabungkan penjualan pada tiap area, tiap bulan, dan seterusnya. Data warehouse menyimpan dan mengolah data menurut tingkat granularitas yang berbeda.

·           Sistem database umumnya mengambil pemodelan data “entity relationship” serta desain yang berorientasi pada aplikasi sedangkan sistem data warehouse umumnya mengambil pemodelan “snowflake” atau “star” serta desain yang berorientasi pada subyek.

·           Database terfokus pada data real time dalam suatu organisasi atau instansi tanpa mengacu pada data-data historus maupun data-data dari organisasi lainnya, sedangkan data warehouse sering menjangkau berbagai tipe skema database dikarenakan proses evolusioner dari sebuah organisasi. Data warehouse juga berhubungan dengan berbagai informasi yang didapatkan dari beberapa organisasi lainnya, yang mana menggabungkan dari berbagai tempat penyimpanan data. Hal ini akan menyebabkan jumlah volume yang sangat besar sehingga data warehouse disimpan dalam beberapa tempat penyimpanan.

·           Pola akses pada database terutama terdiri dari transaksi atomik yang pendek dan sistem seperti ini membutuhkan mekanisme “concurency control” serta “recovery”, sedangkan pola akses pada data warehouse sebagian besar adalah “read only”. Hal ini karena sebagian besar data yang tersimpan adalah data-data historis dan hanya sedikit data-data baru).

 

______________________________________________________

 

SISTEM BASIS DATA

Data vs Informasi vs Pengetahuan

Data merupakan sekumpulan fakta yang terjadi di sekitar kita, informasi adalah sekumpulan data (olahan data) yang memiliki makna bagi yang membutuhkan, dan pengetahuan adalah olahan informasi yang diperoleh dari proses analisa yang menghasilkan ilmu bagi yang membutuhkan dan pengetahuan tidak dapat diprediksi karena merupakan hasil dari informasi.

·           Definisi Sistem Basis Data

Sistem basis data merupakan sistem yang terdiri dari kumpulan file (tabel) yang saling berhubungan dan sekumpulan program lain untuk mengakses dan memanipulasi file tersebut.

·          DBMS

DBMS adalah paket perangkat lunak yang didesain untuk melakukan penyimpanan dan pengaturan basis data.

Komponen Sistem Basis Data

·        Perangkat keras (Hardware) : Komputer, memory, harddisk, dll.

·        Sistem Operasi (Operating System) : Program yang menjalankan sistem komputer, mengndalikan resource komputer dan melakukan berbagai operasi dasar sistem komputer.

·        Basis Data (Database) : Menyimpan berbagai obyek database (struktur tabel, indeks, dll).

·        DBMS (Database Managemeny System) : merangkat lunak yang memaintain data dalam jumlah besar.

·        Pemakai (User)

·        Aplikasi (Perangkat Lunak) lain : Program lain dalam DBMS.

Penggunaan Basis Data

Basis Data menyediakan fasilitas yang mempermudah dalam menghasilkan informasi yang digunakan oleh pemakai untuk mendukung pengambilan keputusan. Hal ini menjadi alasan dari penggunaan teknologi basis data pada saat sekarang (Dunia Bisnis).

Contoh penggunaan aplikasi basis data dalam dunia bisnis antara lain:

·          Bank : Pengelolaan data nasabah, akunting, semua transaksi perbankan.

·          Bandara : Pengelolaan data reservasi, penjadwalan.

·          Universitas : Pengelolaan pendaftaran, alumni, SIAKAD.

·          Penjualan : Pengelolaan data customer produk.

DBMS

DBMS (Database Management System) merupakan kumpulan program yang digunakan user untuk me-management database.

DBMS mencakup proses :

·           Defining : Database mendefinisikan tipe data, struktur, dan batasan (Constraint) dari data yang disimpan dalam database.

·          Manipulating : Database mencakup berbagai fungsi dan query untuk mendapatkan data yang dicari, termasuk operasi insert, update dan delete serta dalam generate report data.

·          Sharing : Database dapat diatur untuk dapat Sharing Multiple user dan program untuk mengakses database secara Bersama sama.

 

Fungsi dari DBMS :

·          Proteksi : Mengandung system protection yang menangani kondisi mallfunction (crash) baik pada hardware maupun software, juga mengandung security protection yang menangani pengaksesan oleh user terlarang.

·          Maintain : Mengandung sistem maintaining yang selalu meningkatkan kebutuhan perubahan tiap waktu.

Abstraksi Data

Absraksi data merupakan tingkatan/level dalam bagaimana melihat data dalam sebuah sistem basis data.

Ada 3 level abstaksi data :

·          Level Fisik/Internal : Merupakan level paling rendah yang menggambakan bagaimana sesungguhnya suatu data disimpan. Pada level ini representasi dari organisasi data disimpan sebagai teks, angka, atau himpunan bit data dan dapat mengetahui bahwa data disimpan dalam beberapa fike/tabel seperti file pegawai, file keluarga, dll.

·          Level Konseptual/Logic : Merupakan level yang memperhatikan data apa yang sebenarnya (secara fungsional) disimpan dalam basis data dan hubungannya dengan data yang lainnya. Pada level ini pemakai tidak memperdulikan kerumitan dalam struktur level fisik lagi, penggambaran cukup dengan memakai kotak, garis, dan hubungan secukupnya.

·          Level Pandangan Pemakai/Eksternal: Merupakan level tertinggi yang hanya menunjukkan sebagian saja yang dilihat dan dipakai dari keseluruhan database, sesuai dengan kebutuhan pemakai.

Jenjang Data

·          Character : Merupakan bagian terkecil dari data, dapat berupa karakter numerik, huruf ataupun karakter-karakter khusus yang membentuk suatu item data / field.

·          Field : Merupakan suatu attribut dari record yang menunjukkan suatu item dari data, seperti nama, alamat, dll. 

·          Record : Merupakan kumpulan dari beberapa field yang menggambarkan suatu unit data individu. Misalnya file personal, tiap-tiap record dapat mewakili data tiap-tiap karyawan.

·          File : Merupakan kumpulan dari record yang menggambarkan satu kesatuan data yang sejenis. Misalnya file mata pelajaran berisi data tentang semua mata pelajaran yang ada.

·          Database : Merupakan kumpulan dari file/tabel.

 

Model Data

Model data merupakan sekumpulan tool konseptual untuk mendeskripsikan data, relasi-relasi antar data yang menyatakan hubungan antar record yang tersimpan dalam basis data.

Terdapat 3 kelompok besar dalam model data :

1.     E-R ( Entity Relational) Model : Terdiri atas sekumpulan objek (entity), dan hubungan antar objek (relationship). 

Pemodelan data E-R , menggunakan diagram E-R yang terdiri dari :

·          Kotak persegi panjang : menggambarkan himpunan entity.

·          Elips : menggambarkan atribut-atribut entity.

·          Diamon : menggambarkan hubungan antara himpunan entity.

·          Garis : yang menghubungkan antar objek dalam diagram E-R.

2.     Object Oriented Model : Merupakan kumpulan objek yang setiap objeknya berisi :

·          Nilai yang disimpan dalam variabel instant, dimana variabel "melekat" dalam objek itu sendiri.

·          Metoda : operasi yang berlaku pada objek yang bersangkutan.

·          Objek-objek yang memiliki tipe nilai dan metode yang dikelompokkan dalam satu kelas.

·          Sebuah objek dapat mengakses data lainnya dengan memanggil metode dari objek tersebut.

3.     Model Relasional : Merupakan model yang menggambarkan data dalam bentuk tabel-tabel, asosiasi antar tabel didefinisikan lewat kunci tamu (foregin key). Dengan menggunakan metode ini, pencarian field dalam suatu tabel dapat dilakukan dengan cepat.

Selain ketiga kelompok besar model di atas terdapat beberapa model yang lain seperti:

1.     Model Hirarki : Merupakan model yang menggunakan pola hubungan orangtua anak. Model ini menyerupai pohon yang dibalik. Pada model data ini, hubungan antara entitas dinyatakan dalam satu-banyak (one to many) atau satu-satu (one to one). Contohnya : Dalam satu Universitas terdapat banyak Fakultas dan setiap Fakultas terdapat banyak Dosen atau banyak Mahasiswa, dan seterusnya.

2.     Model Jaringan : Model ini hampir sama dengan model hirarki. Dalam model ini lebih sedikit terdapat data rangkap, namun lebih banyak terdapat hubungan antar entitas, sehingga akan menambah informasi hubungan yang harus disimpan dalam database. Hal ini akan menambah volume dan kerumitan dalam penyimpanan berkas data.

_________________________________________________________

Hanya ini yang dapat penulis paparkan pada blog kali ini, penulis berharap paparan ini dapat menambah wawasan pembaca dan penulis pribadi.

Penulis sadar terdapat banyak kekurangan pada blog ini, maka dari itu penulis mengharapkan kritik dan saran dari pembaca yang dapat.

Jumpa lagi di pertemuan berikutnya, Terima Kasih.........

 

Komentar