Proyek, Manajemen, dan Proyek Manajemen
Pengertian Proyek Menurut Para Ahli
·
Menurut
Schwalbe (2006, p4), Proyek adalah suatu usaha yang bersifat sementara untuk
menghasilkan suatu produk atau layanan yang unik. Pada umumnya, proyek
melibatkan beberapa orang yang saling berhubungan aktifitasnya dan sponsor
utama dari proyek biasanya tertarik dalam penggunaan sumber daya yang efektif
untuk menyelesaikan proyek secara efisien dan tepat waktu.
·
Menurut
Larson (2000, p4), Proyek adalah kegiatan yang kompleks, tidak rutin, dan usaha
satu waktu yang dibatasi oleh waktu, anggaran, sumber daya, dan spesifikasi
kinerja yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan customer.
Pengertian Manajemen Menurut
Para Ahli
·
Menurut
Soeharto (1999, p21), Manajemen adalah proses merencanakan, mengorganisasikan,
memimpin, dan mengendalikan kegiatan anggota serta sumber daya yang lain untuk
mencapai sasaran organisasi (perusahaan) yang telah ditentukan.
Pengertian Manajemen Proyek
Menurut Para Ahli
·
Pengertian
Manajemen Proyek menurut Budi santoso
(2003;3), Manajemen Proyek adalah kegiatan merencanakan,
mengorganisasikan, mengarahkan dan mengendalikan sumber daya organisasi
perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu dalam waktu tertentu dengan sumber
daya tertentu. Manajemen proyek mempergunakan personel perusahaan untuk
ditempatkan pada tugas tertentu dalam proyek.
·
Pengertian
Manajemen Proyek menurut Ervianto
(2005:21), Manajemen Proyek adalah semua perencanaan, pelaksanaan,
pengendalian, dan koordinasi suatu proyek dari awal (gagasan) hingga
berakhirnya proyek untuk menjamin pelaksanaan proyek secara tepat waktu, tepat
biaya dan tepat mutu.
·
Pengertian
Manajemen Proyek menurut Nicholas
(2001;9), Manajemen Proyek adalah manajemen yang lebih sederhana, yang
operasi-operasinya berulang dimana pasar dan teknologinya dapat diprediksi, ada
kepastian tentang antisipasi hasil, lebih sedikit organisasi yang dilibatkan.
Kriteria Proyek
1.
Memiliki awal dan akhir.
2.
Memiliki jadwal, biaya, dan batasan kualitas.
3.
Merupakan usaha yang spesifik dan ada batasan-batasan resiko
4.
Memiliki sejumlah cakupan yang harus dilaksanakan.
Stakeholder Pada Proyek
1.
Sponsor proyek, pemilik pekerjaan atau pemberi tugas.
2.
Manajer proyek.
3.
Tim Proyek.
4.
Staf Pendukung.
5.
Pemasok (Supplier).
6.
Environment (Lingkungan atau tetangga).
7.
Eksekutif.
Karakteristik Proyek
1.
Proyek dibangun secara elaborasi progresif, mulai dengan definisi yang
luas, secara bertahap didetilkan sehingga proyek menjadi jelas.
2.
Proyek membutuhkan sumber daya dan beragam area, termasuk didalamnya
manusia, hardware, software, atau aset lainnya.
3.
Proyek harus punya customer atau sponsor, yang akan memberi arahan dan
pendanaan pada proyek yang akan dilaksanakan.
4.
Proyek memunculkan ketidakpastian, karena kesulitan memastikan obyektif
estimasi penyelesaian, menentukan biaya.
5.
Proyek berhasil jika tujuan akhir tercapai.
6.
Keberhasilan proyek dicapai jika mampu mempertemukan bahkan melebihi
harapan dari stakeholder.
Tiga Kendala Pada Manajemen
Proyek
·
Waktu
·
Scope (Cakupan): apa yang harus dikerjakan
·
Biaya untuk menyelesaikan proyek.
Jenis-jenis Proyek
·
Proyek Engineering Konstruksi, egiatan utama terdiri dari pengkajian
kelayakan, desain, pengadaan dan konstuksi.
·
Proyek Engineering Manufaktur, kegiatan utamanya meliputi desain
engineering, pengembangan produk, pengadaan, manufaktur, perakitan uji coba
fungsi dan operasi produk yang dihasilkan.
·
Proyek Penelitian dan Pengembangan, melakukan penelitian dan
pengembangan untuk menghasilkan produk tertentu.
·
Proyek Kelayakan Manajemen, menghasilkan produk berupa laporan.
·
Proyek Kapital (untuk investasi), meliputi pembebasan tanah, penyiapan
lahan, pembelian material dan peralatan
Penentu Keberhasilan Sebuah
Proyek
·
Dukungan Eksekutif
·
Keterlibatan pengguna
·
Manajer proyek yang berpengalaman
·
Lingkup terbatas.
·
Requirement dasar yang jelas.
·
Metodologi andal
·
Perkiraan yang andal
Mengapa mengerjakan proyek
perangkat lunak lebih sulit dibandingkan mengerjakan proyek rekayasa lainnya?
Permasalahan
yang sangat sulit diatasi adalah kebutuhan pengguna yang tidak konsisten dan
berubah-rubah. Selain itu, jalannya proses proyek perangkat lunak tidak dapat
dilihat langsung seperti proyek fisik seperti proyek bangunan dan lain-lain.
Selain masalah-masalah yang disebutkan, proyek perangkat lunak juga lebih
banyak masalah kompleks termasuk masalah biaya untuk menyelesaikan proyek
tersebut.
https://www.brilio.net/wow/11-pengertian-manajemen-menurut-para-ahli-dan-secara-umum-200416e.html
https://docplayer.info/63712628-Manajemen-proyek-perangkat-lunak.html
Komentar
Posting Komentar